Sulbar Buka Seleksi CPNS Juni 2018


Administrator | 16 Juli 2018 | Bagikan

TRIBUN-TIMUR.COM-- Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Sulawesi Barat sudah menetapkan usulan formasi Calon Pegawai Negeri Siplil (CPNS) tiap Kabupaten se-Sulbar dalam rapat koordinasi yang dilakukan belum lama ini.

Asisten III Bidang Administarsi Umum Sekretarian Daerah Pemerintah Provinsi Sulbar, Jamila, dalam rakor tersebut mengatakan, pengajuan formasi CPNS dilakukan setelah pihak Pemprov Sulbar melakukan koordinasi dengan Menpan-RB.

"Kita sudah melakukan rapat kordinasi beberapa waktu lalu dengan Menpan-RB RI.


Dalam waktu dekat ini akan dilaksanakan perekrutan CPNS tahun 2018 yang memeprioritaskan pendidikan dan kesehatan,"kata Jamila kepada TribunSulbar.com, Minggu  (20/5/2018)

Penetapan usulan formasi CPNS Sulawesi Barat akan dilakukan pada akhir Mei 2018 selanjutnya pada  Juni akan dibuka pendaftaran secara online.

"Pelaksanaan seleksi Juli sampai September 2018 dan pengumuman kelulusan akan diumumkan diakhir September 2018.

Kemudian akan melakukan pemberkasan di BKN pada bulan Oktober," ujar Jamila.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKP) Provinsi Sulawesi Barat Amujib berharap semua data usulan yang dikirim ke pusat dapat diterima secara menyeluruh.

"Kami berharap semua data usulan yang akan dikirim ke Mempan RB sudah jelas. Sehingga mereka dapat mempertimbangkan apa yang kita usulkan sesuai kuota yang diberikan,"kata Amujib

Berikut daftar formasi CPNS per kabupaten se Provinsi Sulawesi Barat:

Kabupaten Polman : 240 Orang

- Kesehatan : 133

- Pendidikan 127

Kabupaten Mamasa : 220 Orang

- Kesehatan 27

- Pendidikan 187

- Infrastruktur 9.

Kabupaten Mamuju Tengah : 441 Orang

- Kesehatan 95

- Pendidikan 295

- Infrastruktur, jalan, jembatan dan SDA 89

Kabupaten Pasangkayu : 503 Orang

- Kesehatan 180

- Pendidikan 121

- Infrastruktur 222

Kabupaten Mamuju : 2.689 Orang

- Kesehatan 250

- Pendidikan 2.341

- Tenaga fungsional 98

- Tnaga fungsional umum 58

Kabupaten Majene : 133 Orang

- Kesehatan 59

- Pendidikan 36

- Tehnis aministrasi 30.

Tahapan Seleksi

 Jadwal rekrutmen dan seleksi CPNS 2018 akhirnya dirilis oleh Menpan RB.

Akhir Mei ini merupakan jadwal penetapan formasi, sementara pendaftaran online dimulai pada bulan Juni.

Lebih jelasnya, jadwal pelaksanaan seleksi Juli sampai September, pengumuman kelulusan akhir Agustus sampai September, dan terakhir pemberkasan Oktober.

Kepala BKD Kalsel, Perkasa Alam mengatakan informasi tersebut baru dikabarkan Menpan RB dalam minggu ini.

"Baru saja dirilis oleh Menpan RB," ujarnya, Kamis (17/05/2018) kepada Banjarmasinpost.co.id seperti dilansir Grid.ID.

Di lingkungan Pemprov Kalsel sendiri sudah diusulkan 874 formasi antara lain yang paling banyak adalah guru, tenaga kesehatan, dan infrastruktur pembangunan, sisanya adalah lulusan ekonomi dan lain-lain.

Pihak Perkasa juga menyebutkan sudah meminta Kemenpan RB agar bisa menerima usulan tersebut.

Sebelumnya sudah ada kabar yang beredar bahwa paling lambat bulan Juni, Pemprov Kalsel akan mengeluarkan formasi ini, tapi langsung disanggah oleh Perkasa.

Namun ungkapnya, pada Selasa (08/05/2018) dirinya baru saja mendapatkan informasi dari Kemenpan RB bahwa pengumuman formasi akan disampaikan setelah Pilkada serentak 27 Juni nanti.

Jika diumumkan setelah pilkada serentak maka minimal pengumuman akan dilakukan pada akhir Juni.

"Informasi terakhir yang kita dapatkan itu, artinya jangan percaya jika ada informasi bahwa CPNS sudah dibuka atau sudah ada oknum yang menawarkan berbagai lowongan bisa lolos CPNS karena formasi yang sudah disetujui sendiri kita belum terima," jelasnya.

Namun ia berharap di akhir Mei ini pengumuman formasi bisa dikeluarkan oleh KemenPAN RB tanpa menunggu setelah Pilkada.

Tapi ada alasannya mengapa penerimaan itu ditunda hingga selesainya Pilkada.

Salah satunya yaitu demi menghindari munculnya persepsi yang mengaitkan penerimaan tersebut dengan berlangsungnya Pilkada.

Ada juga kabar berhembus dari KemenPAN RB terkait penerimaan CPNS di lingkungan Pemprov Kalsel, yaitu usulan formasi yang sebanyak 874 yang diusulkan oleh Pemprov Kalsel hanya diterima sekitar 20 persen saja.

Perkasa berharap agar usulan Pemprov Kalsel sebanyak 874 itu bisa tidak dikurangi terlalu banyak, seperti permintaannya.

Selain itu ia berharap agar formasi umum juga turut diperhatikan tak hanya tiga fokus utama pemerintah yaitu pendidikan, kesehatan, dan teknik infrastruktur pembangunan.

Ini adalah rekrutmen dan seleksi CPNS 2018 gelombang ketiga.

Sekitar 200 ribu CPNS akan diterima pada gelombang ketiga ini dan formasinya akan ditetapkan Badan Kepegawaian Negara (BKN) pada Mei 2018 ini.