Pengambilan data Sistem KSA


Administrator | 13 April 2019 | Bagikan

Ketahanan pangan menjadi salah satu isu penting bagi suatu negara. Untuk itu, diperlukan data pangan yang akurat agar ketersediaan pangan tetap terjaga. Ketepatan hitungan produksi pertanian, khususnyaberas menjadi sangat krusial di tengah usaha swasembada.

Pada tanggal 27 Februari 2019 Kepala BPS dan Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Sulawesi Selatan dan Kepala  Kerangka Sampel Area mengunjungi Kecamatan Parangloe Kabupaten Gowa untuk melakukan pengambilan data terkait dengan sistem Kerangka Sampel Area (KSA). 

Metode ini adalah hasil kerja sama antara Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT)  dan Badan Pusat Statistik (BPS).  KSA didefinisikan sebagai teknik pendekatan pengumpulan data yang menggambarkan area lahan sebagai unit enumerasi.

Sistem ini berbasis teknologi Sistem Informasi Geografi (SIG), penginderaan jauh, teknologi informasi, dan statistika yang saat ini sedang diimplementasikan di Indonesia untuk perolehan data dan informasi pertanian tanaman pangan, dikutip dari website  http://ksa-nasional.info .

Sistem KSA telah diujicoba di Garut dan Indramayu. Nantinya, petugas pengumpulan data akan memotret padi sejak ditanam hingga panen dengan menggunakan ponsel berbasis android. Selanjutnya, data tersebut akan dikirim ke sebuah software yang terhubung citra satelit. Diharapkan dengan metode ini, data produksi padi akan lebih akurat.